Korban Longsor Palopo Segera Direlokasi

Kompas.com - 12/11/2009, 00:40 WIB

PALOPO, KOMPAS.com - Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menginstruksikan agar Pemkot Palopo segera merelokasi penduduk yang bermukim di kawasan perbukitan rawan bencana ke lokasi yang lebih aman, khususnya di Kecamatan Wara Barat yang longsor dan merenggut 13 korban jiwa.

Kawasan tersebut dinilai masih berpotensi bencana susulan mengingat musibah yang sama sebelumnya juga pernah terjadi tahun 1987. "Segera deteksi daerah rawan bencana tanah longsor dan relokasi masyarakat yang bermukim di sekitar situ. Jangan sampai kejadian yang sama terulang untuk ketiga kalinya," ujar Syahrul Yasin Limpo, Rabu (11/11).  
    
Dalam kunjungan di Palopo tersebut, Syahrul didampingi Wali Kota Palopo HPA Tenriadjeng dan Bupati Luwu Andi Mudzakkar. Syahrul yang tiba di lokasi longsor Rabu pukul 16.00 Wita, menyempatkan diri berdialog dengan warga korban longsor. Dalam kesempatan itu, gubernur meminta agar masyarakat di sekitar kawasan tersebut mau dipindahkan."Kalau bisa masyarakat mau dipindahkan. Jadi jika memang ada longsor susulan, tidak ada lagi yang jadi korban," katanya.
    
Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sulsel mengatakan, penanganan bencana longsor tersebut saat ini memasuki tahapan memukimkan kembali warga yang kehilangan tempat tinggal. Khususnya bagi 11 kepala keluarga yang kehilangan rumah. "Semua harus bahu-membahu menangani bencana yang bukan hanya terjadi di Palopo tapi juga seluruh Indonesia. Agenda pertolongan  sudah dilakukan, sekarang bagaimana untuk memungkinkan kembali mereka yang kehilangan rumah dan merelokasi warga," tambahnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Apresiasi Spesial
Beli dan kirimkan Apresiasi Spesial untuk mendukung Jurnalisme Jernih KOMPAS.com
Rp
Minimal apresiasi Rp5.000
Dengan mengirimkan pesan apresiasi kamu menyetujui ketentuan pengguna KOMPAS.com. Pelajari lebih lanjut.
Apresiasi Spesial
Syarat dan ketentuan
  1. Definisi
    • Apresiasi Spesial adalah fitur dukungan dari pembaca kepada KOMPAS.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
    • Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
  2. Penggunaan kontribusi
    • Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
    • KOMPAS.com tidak berkewajiban memberikan laporan penggunaan dana secara individual kepada setiap kontributor.
  3. Pesan & Komentar
    • Pembaca dapat menyertakan pesan singkat bersama kontribusi.
    • Pesan dalam kolom komentar akan melewati kurasi tim KOMPAS.com
    • Pesan yang bersifat ofensif, diskriminatif, mengandung ujaran kebencian, atau melanggar hukum dapat dihapus oleh KOMPAS.com tanpa pemberitahuan.
  4. Hak & Batasan
    • Apresiasi Spesial tidak dapat dianggap sebagai langganan, iklan, investasi, atau kontrak kerja sama komersial.
    • Kontribusi yang sudah dilakukan tidak dapat dikembalikan (non-refundable).
    • KOMPAS.com berhak menutup atau menonaktifkan fitur ini sewaktu-waktu tanpa pemberitahuan sebelumnya.
  5. Privasi & Data
    • Data pribadi kontributor akan diperlakukan sesuai dengan kebijakan privasi KOMPAS.com.
    • Informasi pembayaran diproses oleh penyedia layanan pihak ketiga sesuai dengan standar keamanan yang berlaku.
  6. Pernyataan
    • Dengan menggunakan Apresiasi Spesial, pembaca dianggap telah membaca, memahami, dan menyetujui syarat & ketentuan ini.
  7. Batasan tanggung jawab
    • KOMPAS.com tidak bertanggung jawab atas kerugian langsung maupun tidak langsung yang timbul akibat penggunaan fitur ini.
    • Kontribusi tidak menciptakan hubungan kerja, kemitraan maupun kewajiban kontraktual lain antara Kontributor dan KOMPAS.com
Gagal mengirimkan Apresiasi Spesial
Transaksimu belum berhasil. Coba kembali beberapa saat lagi.
Kamu telah berhasil mengirimkan Apresiasi Spesial
Terima kasih telah menjadi bagian dari Jurnalisme KOMPAS.com
Login untuk memaksimalkan pengalaman mengakses Kompas.com
atau